Saat kita melakukan perjalanan yang cukup jauh, terutama disaat kita berada dalam kendaraan umum mungkin kita pernah merasakan pusing, mual / terasa mau muntah itulah yang dinamakan mabuk perjalanan.
Hal ini banyak disebabkan berbagai faktor diantara : bau asap kendaraan, berdesakan, pengap/udara yang masuk dikendaraan kurang (angkutan darat); berombang-ambing naik turun (angkutan laut/udara); belum makan (dimungkinkan karena terburu-buru); badan tidak fit 100%
Salah satunya dari Trik mengatasi mabuk perjalanan tersebut adalah dengan memanfaatkan/membawa bekal ubi (jalar/singkong) terutama ubi jalar, tetapi alangkah lebih baiknya diolah terlebih dahulu.
Banyak penulis melihat bahwa dengan makan ubi (jalar/singkong) dapat mengurangi rasa mual/muntah/pusing saat melakukan perjalanan jauh.
Ubi (jalar/singkong) tersebut umumnya diolah cukup sederhana saja yaitu dengan cara direbus/digoreng/dibuat keripik saja kemudian digunakan sebagai bekal saat melakukan perjalanan. Disaat melakukan perjalanan, kita menikmati makanan ubi ini (tidak direkomendasikan buat sopir) dan ternyata setelah makan ubi sambil menikmati perjalanan (pengalaman penulis) rasa mual/muntah/pusing berkurang, bahkan hampir tidak terasa.
Secara ilmiah penulis melihat hasil cuplikan dari wikipedia "Berdasarkan riset yang dilakukan Institut Pertanian Bogor, ubi jalar merah yang berasal dari Papua mengandung senyawa beta karotena. Dibandingkan dengan bahan makanan pokok lain, ubi jalar biasa memiliki kandungan senyawa pembentuk vitamin A tertinggi, yaitu mencapai 14187 IU per 100 gram porsi, atau mencapai 89% kebutuhan harian. Beta karotena termasuk salah satu senyawa pembentuk vitamin A". Hal inilah yang menjadi senyawa dasar yang dapat menghambat/mengurangi rasa mual/muntah disaat melakukan perjalanan.

Post a Comment

 
Top