Salam satu data buat operator sekolah seluruh Indonesia, kali ini saya ingin berbagi pengalaman terkait pengerjaan dapodik dan pmp yang menggunakan sistem localhost. Kita sebagai operator sekolah terutama pada tingkat Menengah keatas, harus terus berjuang untuk mengentry aplikasi dapodik dan pmp yang koesionernya lumayan banyak, dilain itu mungkin dari sebagian operator sekolah ada juga yang mengerjakan administasi lain yang notabene juga memerlukan waktu dan konsentrasi.
Oleh karena itu disini saya ingin menyampaikan bahwa pengerjaan dapodik atau pmp dapat dikerjakan secara bersamaan, tetapi yang dijadikan server atau database utama hanya 1 komputer saja.
Sebagai contoh di lembaga kami, bahwa hampir semua guru saat ini sudah memiliki laptop baik digunakan sebagai pembelajaran atau persiapan guru pembelajar moda daring sehingga setidaknya dapat membantu mengisi koesioner aplikasi PMP (hemat waktu).
Tahapannya agar localhost dapodik 2016 atau pmp dapat diakses dari komputer lain yang perlu dipersiapkan adalah :
  1. Komputer yang sudah teristall dapodik / pmp tentunya (sebut saja sebagai server)
  2. Router (merk bebas, yang terpenting dapat memuat IP address DHCP yang cukup). Sebenarnya dikerjakan 2 komputer tanpa router bisa, melalui mode Ad Hoc tetapi setingannya agak ribet yang dapat mempegaruhi localhostnya sehingga tidak aman untuk data-datanya.
  3.  Komputer lain yang digunakan untuk membuka (sebut saja client)
Langkah-langkah setingannya :
  1. Pada komputer server sebagai tempat instalasi Aplikasi dapodik diset menggunakan IP statis.
    • Jika Modem Router menggunakan IP 192.168.1.1 sebagai host-nya maka settinglah IP komputer server Dapodik dengan IP Statik misalnya 192.168.1.2
    • Untuk selebihnya komputer klien yang lain bisa mengaktifkan DHCP dengan rentang IP mulai 192.168.1.3 – 192.168.1.254
  2. Masuk di pengaturan Modem / Router dan arahkan Virtual server / DMZ Host sesuai dengan IP komputer server dapodik
    • Setingan DMZ antara merek modem/router yang satu dengan lainnya bisa berbeda. Kebetulan tutorial yang saya sampaikan ini menggunakan ZTE F660 bawaan Indihome Telkom.
    •  Yang diisikan IP pada DMZ Host adalah IP Address komputer server atau yang terpasang dapodik / pmp. Hal ini menyesuaikan dengan komputer kawan sekalian, contohnya disini saya seting 192.168.1.2
    • Yang banyak dipasaran bermerk TP-Link WA740/741 sama saja dengan cara cari Tab NAT/QoS pilih Virtual server / DMZ Host
    • Koneksikan komputer lain ke router dengan IP otomatis / DHCP 
    • Untuk memanggil dapodik atau pmp dikomputer lain dengan mengetikkan IP server diikuti portnya contoh untuk dapodik 2016 : 192.168.1.2:5774
    • Untuk memanggil pmp : 192.168.1.2:1745
Semoga dapat membantu, Salam Satu Data

Post a Comment

 
Top