Dalam erapor, celah perubahan/manipulasi nilai siswa sangat besar, Untuk itu disarankan di erapor selain password ada security lapisan berikutnya, dan atau tanggal target kirim yang seminimum mungkin setelah pengisian nilai. Bisa dicontoh alur PDSS.
Bila ada revisi nilai mungkin harus ada pernyataan, tanda tangan dari Kepala Sekolah.

Saat ini, erapor kelas X nilainya masih bisa diedit, sangat riskan kedepannya terhadap laporan semisal Leger yang telah dicetak sebelumnya, ranking yang telah dibuat di luar erapor tapi berdasar nilai erapor, nilai PDSS kedepannya, print ulang, dst.. Bisa menambah dua kali kerja untuk checking.

Alur logika umumnya:

Tarik PD lewat Dapodik, tentunya siswa sudah di keluarkan/mutasi/pindah dari Dapodik sekolah asal oleh Operatornya, sinkron Dapodik, tunggu beberapa hari agar hasil tarik PD masuk ke Dapodik, edit seperlunya, sinkron ulang.
Bila siswa belum dapat ditarik, lakukan input manual di Dapodik, lalu sinkron.

Di erapor, lakukan sinkron khusus Peserta Didik saja, cek hasilnya di berbagai menu di erapor, bila berhasil, lakukan prosedur normal.
Bila siswa tidak bisa masuk erapor, lalukan entry manual lewat PGAdmin, tapi harus sangat hati-hati.

Rapor kedua siswa untuk semester genap sesuai kurikulum yang digunakan di sekolah tujuan pindahan.

Untuk semester genap, rencananya ada versi baru untuk erapor2017.
Salam Gudang Siki

Post a Comment

 
Top